Minggu, 16 Desember 2018

Peluncuran Program Nasional Pesantren Programmer

  • Asosiasi Cloud Computing Indonesia
  • Senin, 16 Juli 2018

Peresmian Program Pesantren Programmer Al Qodir

Asosiasi Cloud Computing Indonesia pada hari Rabu, 11 Juli 2018 meluncurkan Program Nasional Pesantren Programmer dan juga Pesantren Programmer Al Qodir yang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Salafiyah Al Qodir. Acara peluncuran ini dikemas dalam bentuk seminar dengan tema "Menyiapkan Pemuda Yang Beriman dan Bertaqwa di Era Industri 4.0". 

Program Pesantren Programmer yang mempunyai alamat website di https://www.pesantrenprogrammer.id/ sendiri adalah inisiatif dari ACCI untuk meningkatkan jumlah dan kualitas SDM TIK di Indonesia khususnya di bidang programming. Dalam kerjasama ini ACCI akan fokus untuk mendidik para peserta / santri dengan pendidikan IT khususnya programming sedangkan Pesantren akan fokus dalam mendidik para peserta / santri dalam pendidikan moral dan juga agama Islam, sehingga harapannya akan dihasilkan para programmer yang mempunyai kemampuan programming yang baik serta moral dan pendidikan agama Islam yang baik. 

Program Nasional Pesantren Programmer sendiri saat ini didukung oleh Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Intel Indonesia, Microsoft Indonesia, Universitas Islam Al Azhar, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, STMIK AKAKOM Yogyakarta, Universitas AMIKOM dan juga Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Dalam acara ini, Plt Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet Santoso menyampaikan bahwa pihak kementerian sangat mendukung program yang diinisiasi oleh ACCI ini, karena akan turut mendukung Gerakan 1.000 Startup Digital Indonesia. "Indonesia sangat membutuhkan para programmer handal dari berbagai kalangan, termasuk santri. Hal ini akan mendukung visi misi Presiden Jokowi, mewujudkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara" terang Slamet kepada para wartawan usai acara peluncuran. Sebagai negara berkembang yang terus berupaya mewujudkan cita-cita menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, Indonesia masih membutuhkan banyak programmer. Kementerian tidak hanya mendorong siswa SMK bidang teknologi informasi serta para akademisi untuk mengembangkan inovasi di bidang teknologi melainkan juga kalangan santri di pondok pesantren. Untuk itu, dalam acara ini banyak pihak berharap agar upaya ini dapat didukung oleh semua pihak baik komunitas, akademisi, organisasi serta lembaga lain.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Qodir, KH Masrur Ahmad MZ menyambut dengan baik atas peluncuran Pesantren Programmer karena akan membuka wawasan para santri dalam memahami pentingnya perkembangan teknologi informasi. Nantinya program ini akan diintegrasikan dengan kurikulum pesantren.

Chairman ACCI, Alex Budiyanto mengatakan bahwa kebutuhan programmer semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi digital, sementara jumlah dan kualitas SDM di bidang IT masih belum memadai. ACCI meluncurkan Pesantren Programmer di Ponpes Al Qodir sebagai Pesantren Programmer pertama di Indonesia dan harapannya akan semakin banyak Pesantren yang bisa bergabung dalam program Pesantren Programmer ini. 

Sementara itu, Soegiharto Santoso, Chairman Asosiasi Pengusaha Teknologi, Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), menyebut pentingnya pendidikan teknologi informasi untuk para santri. “Kalau di pesantren pembelajarannya memang agama, tentu itu sebagai sebuah dasar yang sangat penting untuk anak, tapi kita juga melihat potensinya sangat besar dengan dibekali pendidikan teknologi” katanya.

Dikatakan Soegiharto, segala lini kehidupan kini berbasis tekonologi informasi. ”Karena sekarang semua kan apapun bidang usahanya, apapun kehidupannya baik itu kesehatan, ekonomi, bisnis, maupun pendidikan, semua itu berbasiskan teknologi informasi apalagi rata-rata kan pegang gadget. Kita dari bidang teknologi informasi ingin memberikan kontribusi dari sisi program. Jadi, ini sesuatu yang baik, yang dimulai dari Pesantren Al Qodir, nanti kita bisa duplikasi ke tempat-tempat lain. Diimbau juga bagi mereka yang sudah mendapatkan pendidikan harus ditularkan juga” ucapnya.

  • Author: Asosiasi Cloud Computing Indonesia

Acara Terbaru

Singapore Fintech Festival 2018

  • Nov 12, 2018
  • Singapore

Making Indonesia 4.0 Conference

  • Oct 24, 2018
  • DKI Jakarta

Microsoft Solution Warehouse 2018

  • Sep 25, 2018
  • DKI Jakarta

CIIP ID Summit 2018

  • Sep 19, 2018
  • Bali

Twitter